Langsung ke konten utama

Bagaimana Cara Menghadapi Ibu-Ibu Cerewet

Seharusnya bisa saja aku memberi judul tulisan ini dengan beternak sapi, karena beternak sapi dengan menghadapi ibu-ibu yang sedang marah sama susahnya. Untuk ukuran sapi dewasa, dalam satu hari ia bisa menghabiskan makanan dua kali lebih besar dari berat tubuhnya, sedangkan bertemu dengan ibu-ibu yang yang mulutnya sedang merapal kata-kata makian kau mungkin juga butuh sepertiga harimu untuk menghadapinya. Sama melelahkannya bukan?

Cara terbaik menghadapi hidup adalah, ya dengan menghadapi hidup. Mudah, tapi menghadapi ibu-ibu yang sedang marah, tunggu dulu. Tak semudah itu, bung.
Kita memang dilahirkan dari rahim ibu, dan tentu saja siapapun ibu yang mulutnya cerewet itu, pasti bukan ibu kita. Kau tahulah ibu kita selalu baik, pun kalau cerewet, karena beliau sayang. Sampai di sini cukup jelas, kita samakan persepsi, siapapun ibu-ibu yang suka marah-marah tanpa alasan yang jelas itu pasti bukan ibu kita sendiri.

Saat dapat hadiah dari ibu-ibu cerewet mungkin ada baiknya kita mendengarkan sebuah lagu untuk menguatkan batin kita, lagu yang cocok untuk situasi seperti itu. Lagu-lagu Beatles, Let it be sepertinya cocok. Tetapi jika kau lebih suka mengaji, membaca ayat-ayat kitab suci tentu saja jauh lebih baik.

Dua jam lalu, seorang ibu-ibu menghampiriku dan dengan nafas yang lebih cepat dari biasanya dia mengeluarkan kata-kata dengan intonasi yang ditinggikan. sebagai seseorang yang tidak tahu harus berbuat apa-apa ku hanya bisa diam dan sesekali mengucapkan kata yang amat sederhana: ya.

Ibu-ibu tersebut sepertinya berumur 30 tahunan, berwajah oriental, seperti keturunan china (maaf sedikit rasis, tapi begitulah kenyataannya).  Sebenarnya kuingin membela diri, tetapi, seperti yang ku katakan sejak awal: tak semudah itu, bung! jadi kubiarkan ibu-ibu itu mengeluarkan iblis-iblis melalui lidahnya.
Ibu-ibu dan iblis mungkin memang bersaudara, melalui calon ibu-ibu (wanita) iblis menggoda Adam, Julius Caesar pun tak sanggup menghadapi keganasan dari godaan keibuannya Cleopatra. Dasar ibli.. (ku ragu untuk melanjutkan)


Jika wanita menjadi salah satu alat penggoda terbaik di dunia, maka ibu-ibu yang cerewet bisa menghadirkan kiamat kepadamu kapan saja. Langit-langit harimu tiba-tiba berubah mendung, tak cerah dan tak turun hujan pula, hanya mendung hebat dengan angin serta kilat yang menyambar-nyambar. Harimu buruk sekali. Maaf salah, hariku buruk sekali karena ibu-ibu cerewet satu itu.
 
Jadi, bagaimana cara menghadapi ibu-ibu cerewet? 

Komentar

  1. lah emang kenapa ko sampe marah2 begitu?
    Eike ibu2 cerewet tp klo marah mendingan nyuci piring dprd cape2 ngamuk hahah

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Novel Jakarta Sebelum Pagi by Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Sebelum memulai ke pertunjukan utama anggap saja ini sajian pembuka, seperti band pembuka di sebuah konser akbar. Ada beberapa hal yang menurut saya (sebagai pembaca) mengganjal dalam hati mengenai novel ini (selain covernya yang sedikit mirip dengan novel i'll give u the sun) Yang pertama adalah, beberapa hal yang menurut saya harusnya dipersingkat, dengan arti lain adalah beberapa bagian novel ini mempunyai informasi yang diulang-ulang, walaupun tidak membosankan, tetapi demi menghemat kertas, biaya produksi, dan tingkat kebosanan pembaca harusnya bisa dipersingkat saja. Misalnya dalam penjelasan mengenai teh. Percakapan yang berkaitan tentang teh beberapa bagian diulang-ulang, walaupun dengan kalimat yang berbeda tetapi saya merasa itu mempunyai informasi yang sama. Karena jika penulis ingin menjadikan ‘teh’ sebagai sarana pengantar cerita saya rasa porsi dalam novel tersebut bisa dipangkas lagi, toh beberapa bagian hanya berisikan informasi yang mungkin ingin menunju...

Mengulik Makna Dari Lagu 'Merah' Efek Rumah Kaca

Eka kurniawan dalam sebuah jurnal onlinenya pernah menerbitkan sebuah cerpen tentang sebuah perlawanan, inti dari cerpen tersebut adalah tentang sebuah pemuda (mahasiswa) yang ingin melakukan sebuah aksi (perlawanan) untuk menjatuhkan sebuah kekuasaan (rezim) yang menurutnya sudah tidak pantas lagi untuk berkuasa. Cerita itu berakhir tragis dengan tokoh utama yang tiba-tiba hilang tak tahu ke mana, entah mati atau hidup. Menghilang tiba-tiba. Dalam sejarah Indonesia sendiri, sebuah perlawanan sudah mondar-mandir dicacat oleh tinta sejarah. Peristiwa orang Surabaya yang membunuh jendral Mallaby dan kemudian berimbas pada pertempuran tiga hari tiga malam di kota tersebut hingga kemudian hari tersebut ditetapkan sebagai hari pahlawan oleh Ir Soekarno guna menghargai mereka-mereka yang sudah gugur, misalnya. Atau perebutan Irian Barat dengan Belanda. Bahkan kemerdekaan bangsa Indonesia tak lain dan tak bukan adalah buah dari sebuah perlawanan. Perlawanan tak hanya dilakukan dengan...

Catatan Banjir Jakarta Februari 2017

Hujan turun sejak jam tiga dini hari (21 februari 2017), jam setengah empat pelataran rumah sudah terlihat genangan air, jam empat lebih air mulai menaiki tangga-tangga rumah. Kira-kira pas adzan subuh atau sekitar jam lima pagi air mulai masuk ke rumah-rumah warga. Beberapa orang sudah berada di depan rumah masing-masing berjaga, ada juga yang menggedor-gedor tetangga, khawatir masih ada orang yang belum bangun. Sekitar jam setengah enam sampai jam tujuh pagi air sudah benar-benar menguasi seisi rumah. Sementara sebelumnya, warga sudah mengamankan benda-benda yang mereka anggap penting. Benda elektronik, kulkas, mesin cuci, kompor. Surat-surat tanah, pakaian, atau hal yang kira-kira bisa rusak terkena banjir. Termasuk motor yang diungsikan dengan cara bergotong-royong mengangkat secara bergantian. Jam enam sampai jam tujuh hujan bisa dikatakan sedang lebat-lebatnya, langit masih gelap tidak seperti biasanya, barang-barang sudah naik ke singgahsana yang lebih tinggi. Banjir ka...